Jumat, 01 Juni 2018

Gaji Pegawai Pajak Kecil? Lihat Tunjangannya

Salah satu kesempatan besar Anda jika ingin menjadi pegawai negeri sipil adalah dengan mendaftar sebagai pegawai pajak. Selain karena kesempatan yang terbuka sangat lebar, ada beberapa hal menarik dalam lembaga yang ada di bawah Direktorat Jendral Pajak ini. Di antara beberapa hal tersebut, satu hal yang paling menarik minat para calon pegawai mendaftar adalah karena gaji pegawai pajak yang digadang-gadang merupakan penghasilan paling besar. Hal itu jika dibandingkan dengan instansi-instansi lain seperti guru dan lain sebagainya. Seperti halnya gaji yang diterima oleh pegawai yang baru awal bekerja, yakni sebesar 1.500.000 perbulannya. Gaji tersebut mengacu pada peraturan pemerintah nomor 30 pada tahun 2015 yang berkaitan dengan gaji pokok golongan 1a. Berbeda lagi jika sudah bekerja lebih dari 30 tahun, maka gaji pegawai pajak yang bisa didapatkan perbulannya adalah sekitar 5.300.000 rupiah.
gaji pegawai pajak d3,gaji pegawai pajak s1,gaji pegawai pajak lulusan s1,gaji pegawai pajak golongan 2c,gaji pegawai pajak kpp pratama,gaji pegawai pajak golongan 3a,pegawai pajak lulusan stan d1,

Jika dibandingkan dengan gaji pegawai bank atau gaji pegawai bpjs tentu gaji tersebut termasuk sedikit. Tapi tidak hanya itu saja yang bisa masuk ke rekening para pegawai. Mengingat ada tunjangan untuk masing-masing posisi dalam struktur kerja perpajakan. Jika gaji pokok yang didapatkan pegawai pajak sangat kecil, maka berbanding terbalik dengan tunjangannya. Bahkan untuk beberapa posisi, tunjangan kinerja yang disediakan bisa mencapai angka 117 juta sekian rupiah perbulannya. Angka tersebut tentu tidak hanya besar, akan tetapi hampir tidak masuk akal, untuk ukuran tunjangan yang diberikan kepada pegawai.

Adapun untuk tunjangan sebesar itu diberikan kepada pejabat struktural di eselon 1 yakni direktur jendral pajak. Di bawahnya ada pejabat-pejabat lain baik di eselon satu maupun eselon dua, masing-masing juga masih mendapatkan tunjangan yang besar. Untuk seluruh pejabat di eselon 1, nilai terendah tunjangan yang diberikan adalah sebesar 84 juta 600 ribu rupiah. Sementara nilai tertingginya adalah 117.375.000 rupiah. Pada tataran eselon dua, tunjangan terendahnya adalah 56.780.000 rupiah perbulan dan nilai tertinggi tunjangan mencapai 81 juta 400 ribu sekian rupiah. Kemudian untuk pegawai pajak yang berada pada eselon tiga, tunjangan terendah yang didapatkan sekitar 37.200.000 rupiah dan nilai paling tinggi untuk posisi ini mendapat tunjangan 46.478.000 rupiah.

Sebenarnya untuk tunjangan yang diberikan kepada para pegawai pajak tersebut, tergantung pada seberapa jauh capaian kinerja yang dilakukan oleh masing-masing pegawai. Namun untuk perhitungannya sendiri memang diberikan bahkan hampir 100%. Istilah yang sering dipakai untuk hal ini adalah remunerasi. Perolehan remunerasi pada tahun-tahun selanjutnya dapat dikalkulasikan dengan perolehan di tahun-tahun sebelumnya. Tentunya hal ini akan diambil rata-rata dari keseluruhan pencapaian. Pada akhirnya pemberian tunjangan ini sesuai dengan keputusan peraturan presiden nomor 37 tahun 2015 terkait adanya sistem remunerasi pada kinerja pegawai pajak.

Jadi jika Anda menemukan gaji pegawai pajak yang nominalnya sangat sedikit, kemudian mengeluhkannya, itu berarti Anda belum memahami terkait tunjangan yang ada dibaliknya. Bahkan untuk pegawai dengan gaji paling rendah, yakni 1.900.000 rupiah, tunjangan yang bisa didapatkan masih ada di kisaran 9 juta sekian. Sehingga jika ditotal dengan pendapatan gaji pokok, penghasilan pegawai pajak tersebut masih lebih dari 10 juta rupiah. Penghasilan ini tentu merupakan penghasilan perbulan yang bisa langsung masuk pada rekening Anda. Gaji pegawai pajak memang seperti gaji pegawai negeri sipil pada umumnya, namun tunjangannya adalah yang paling tinggi dari instansi-instansi yang lain.
Gaji Pegawai Pajak Kecil? Lihat Tunjangannya Rating: 4.5 Posted by: ARY ANANTHA GS